Rindunya hatiku , CINTA...
ada sebersit kesejukan yang perlahan menyusup ke celah celah kerinduan
kala bayang indahmu menyapaku lewat angin malam..
tak mampu ku menahan senyum simpul di sudut bibirku,
kala lambaian tangan lembutmu menggapai selaksa dinding hatiku..
ada semburat rasa bangga di antara kekagumanku
yang sesungguhnya selalu hiasi kisi kisi jiwa
dan merenda pada tiap sekat dalam dada..
ada segumpal ketulusan yang tak mungkin pergi dari diri..
Cinta..
bilakah engkau tahu,
rindu ini begitu terasa dikalbu..
aku akan selalu menunggumu..
hingga kelak DIA temukan kau dan aku
dalam ikatan suci nan syahdu...
Labels
- be the best wife (5)
- Chard Jar of muSic (12)
- Diary (12)
- Dress Retro ParTY (4)
- from othe blog about Hijabb (2)
- hang out ^_^ loving traveller (1)
- LoVe Rain (2)
- part of life (8)
- Quote (4)
- Resep Yummy (3)
- untuk calon Imam Q (37)
Kamis, 12 Desember 2013
Senin, 09 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
Bagiku, hujan menyimpan senandung liar yang membisikkan 1001 kisah.
Tiap tetesnya yang merdu berbisik lembut, menyuarakan nyanyian alam
yang membuatku rindu mengendus bau tanah basah.
Bulir-bulir yang jatuh menapak di atas daun, mengalir lurus menyisakan
sebaris air di dedaunan. Sejuk, mirip embun . . .
Hidup seperti ini. Aku bisa merasakan senja yang bercampur bau tanah
basah sepeninggal hujan. Seperti kanvas putih yang tersapu warna-warna
homogen indah. Dentingan sisa-sisa titik hujan di atas atap terasa seperti
seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata. Melodi hidup,
aku menyebutnya seperti itu. Saat semua ketenangan bisa kudapatkan
tanpa harus memikirkan apapun.
--Ranggadipta
Sabtu, 30 November 2013
Appologize to you Papa

First, let me say appologize to you my King of my family. Yes, you are Papa. Mungkin nanti berulang-ulang maaf ini akan terus meluncur dari bibir saya.
Trimakasih, telah menghadiahi kamar yang begitu indah, lebih besar dari yang dulu, dan tetap sempit dengan barang yang bertambah banyak. Setelah 3 tahun Indah baru sadar, papa benar-benar mendesainnya dengan lembut. Dengan sikap saya yang sulit bangun pagi. Hhhee... kenapa saya baru sadar. Kamar ini dibangun di atas pelapon mungkin tepatnya. Dengan ukuran 4x4 dingding asbes dengan lantai papan. yang ndah suka, ada teras di kamar ini, ukuran 4x2, dengan lantai keramik dan pagar besi minimalis yang cantik. Mungkin menurut beberapa orang ini tidaklah mewah, malah jauh dari biasa. Tapi untuk saya kamar ini segalanya. Dari lantai bawah mulut tangga di ruang dapur, saya ingat harus naik dengan hati-hat karena tangga itu belum ada pegangan. Kini saya bahkan bisa berlari-lari untuk naik dan turun tangga.... Papa rajin menegur karena saat turun tentu saja bikin gaduh seluruh rumah, hhhee...
Kamar ini dengan dinding berwarna biru dan pink kesukaan ndah. Dulu berharap dinding kaca seluruhnya, tapi papa tidak mengizinkannya. Jadilah pintu besar dengan dua jendela di kiri dan kanannya. Eits, pintu ini tanpa pintu, hmm hanya trali. Jadi jangan harap anda bisa bebas tanpa pakaian di kamar ini, hhii. Sengaja memang, awalnya sedikit takut, tapi kini tidak. Kadang trali itu baru ndah tutup jam 3 pagi, jam setengah lima udah di buka lagi ^_^ Lalu apa yang istimewa, berbagai macam tata letak tempat tidur sudah dicoba dan tetap saja, matahari akan menciummu ketika engkau cobacoba bangun siang. Walaupun kadang tidak mempan untuk orang yang insomnia seperti saya, yang baru bisa tidur setelah salat subuh. Bukan, bukan hanya bisa melihat fajar indah ketika pagi menyingsing. Tapi juga Hujan...
Ia sang hujan yang datang bagi saya adalah suatu kehormatan dari Allah untuk menikmatinya dari teras balkon. Dengan catatan tidak ada petir. Huuaaaa, air hujan yang jatuh akan memenuhi teras dan itu hal yang paling saya suka, dari pinggir balkon sebelah kiri, memang tidak ada rumah. Dengan jarak sekitar 10-15 meter rumah penduduk lainnya dibangun stelah sungai kecil. Rumah ini seperti ada dipinggir jurang yang tidak terjal. Ada pepohonan dan halaman rumput liar di sekitarnya. Dan hal indah yang paling saya suka ketika atap-atap rumah dibawah sana ditumpahi air hujan dari celah-celah langit. Indah, benar-benar indah. Tempat ini jauh dari keramaian. Dan saya senang berada di pinggir pagar sambil menengadah ke langit untuk memeluk hujan. Bahkan bersama-sama menitikkan air ke muka bumi.
Saat itu rasanya saya tidak perlu apapun lagi. Fajar, Hujan, pelangi dan Bulan.. Tentu saja setiap bulannya harus menengok langit membawa cahaya bintang dan bulan. Duduk di ujung kursi dan mendengar musik, adalah salah satu tempat nyaman selain tempat tidur.
Pa, mungkin kata-kata ini takkan pernah terucap. Tapi percayalah, kebahagiaan terbesar selain pelukan kasih sayang papa yang telah hilang itu ada dikamar ini. Mungkin nanti ketika Indah tiada lagi dan berada disuatu tempat, hal yang Indah inginkan adalah dibangunkan mentari di awal hari, mencium bau hujan dan merasakannya memeluk Indah di sepanjang dinginnya. Angkuh menatap langit ketika bulan dan bintang diperaduan, bahkan ketika awan gelap berarak sendirian meraba langit. Dan mungkin papa tidak tau, tapi Indah akan bisikkan satu hal. Indah selalu bercerita, berbagi rahasia dan bertegur sapa dengan Allah melalui teras balkon kita. Menceritakan apapun, bertanya tentang semua, menyapa alam dan dia yang disana. Menangis dan menjerit sendiri dimalam kelam atau dilangit hujan. Hanya untuk memberitahu Nya bahwa Indah selalu mengajakNya bicara. Trima kasih untuk tempat itu, tempat kecil yang berarti begitu besar.
Karena Cinta itu seperti Hujan. Ia punya dua wajah Kesedihan dan Kebahagiaan. Karena itu indah ceritakan padaNya tentang Kesedihan agar Indah bisa merasakan Kebahagiaan.
Iloveyoumydear "Papa"
Rabu, 27 November 2013
Jangan Mencela Hujan!
Jangan mencela hujan! Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan nikmat dari Allah Ta’ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan, “Aduh!! hujan lagi, hujan lagi”. Bahkan ada yang sampai mengumpat. Wal 'iyadzubillah.
Perlu diketahui bahwa setiap yang seseorang ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak bernilai dosa dan pahala, semua akan masuk dalam catatan malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 18)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ
“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478, dari Abu Hurairah)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti beliau melarang kita mencela waktu dan angin karena kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ ، بِيَدِى الأَمْرُ ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ
“Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ
”Janganlah kamu mencaci maki angin.” (HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka’ab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari dalil di atas terlihat bahwa mencaci maki masa (waktu) dan angin adalah sesuatu yang terlarang. Begitu pula halnya dengan mencaci maki makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa, seperti mencaci maki angin dan hujan adalah terlarang.
Larangan ini bisa termasuk syirik akbar (syirik yang mengeluarkan seseorang dari Islam) jika diyakini makhluk tersebut sebagai pelaku dari kejelekan yang terjadi. Meyakini demikian berarti meyakini bahwa makhluk tersebut yang menjadikan baik dan buruk. Ini sama saja dengan menyatakan ada pencipta selain Allah. Namun, jika diyakini yang menakdirkan adalah Allah sedangkan makhluk-makhluk tersebut bukan pelaku dan hanya sebagai sebab saja, maka seperti ini hukumnya haram, tidak sampai derajat syirik. Dan apabila yang dimaksudkan cuma sekedar pemberitaan, -seperti mengatakan, “Hari ini hujan deras, sehingga kita tidak bisa berangkat ke masjid untuk shalat”, tanpa ada tujuan mencela sama sekali maka seperti ini tidaklah mengapa.[1]
Intinya, mencela hujan tidak terlepas dari hal yang terlarang karena itu sama saja orang yang mencela hujan mencela Pencipta hujan yaitu Allah Ta’ala. Ini juga menunjukkan ketidaksabaran pada diri orang yang mencela. Sudah seharusnya lisan ini selalu dijaga. Jangan sampai kita mengeluarkan kata-kata yang dapat membuat Allah murka. Semestinya yang dilakukan ketika turun hujan adalah banyak bersyukur kepada-Nya.
Bahasan di atas diambil dari buku penulis "Panduan Amal Shalih di Musim Hujan" yang telah diterbitkan oleh Pustaka Muslim seharga Rp.12.000,- (108 halaman), silakan pesan via sms 0852 00 17 1222 atau add PIN BB: 2A04EA0F.
Semoga jadi renungan bersama ...
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
Jangan mencela hujan! Sungguh sangat disayangkan sekali, setiap orang sudah mengetahui bahwa hujan merupakan nikmat dari Allah Ta’ala. Namun, ketika hujan dirasa mengganggu aktivitasnya, timbullah kata-kata celaan, “Aduh!! hujan lagi, hujan lagi”. Bahkan ada yang sampai mengumpat. Wal 'iyadzubillah.
Perlu diketahui bahwa setiap yang seseorang ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak bernilai dosa dan pahala, semua akan masuk dalam catatan malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 18)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ
“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478, dari Abu Hurairah)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti beliau melarang kita mencela waktu dan angin karena kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ ، بِيَدِى الأَمْرُ ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ
“Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ
”Janganlah kamu mencaci maki angin.” (HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka’ab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari dalil di atas terlihat bahwa mencaci maki masa (waktu) dan angin adalah sesuatu yang terlarang. Begitu pula halnya dengan mencaci maki makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa, seperti mencaci maki angin dan hujan adalah terlarang.
Larangan ini bisa termasuk syirik akbar (syirik yang mengeluarkan seseorang dari Islam) jika diyakini makhluk tersebut sebagai pelaku dari kejelekan yang terjadi. Meyakini demikian berarti meyakini bahwa makhluk tersebut yang menjadikan baik dan buruk. Ini sama saja dengan menyatakan ada pencipta selain Allah. Namun, jika diyakini yang menakdirkan adalah Allah sedangkan makhluk-makhluk tersebut bukan pelaku dan hanya sebagai sebab saja, maka seperti ini hukumnya haram, tidak sampai derajat syirik. Dan apabila yang dimaksudkan cuma sekedar pemberitaan, -seperti mengatakan, “Hari ini hujan deras, sehingga kita tidak bisa berangkat ke masjid untuk shalat”, tanpa ada tujuan mencela sama sekali maka seperti ini tidaklah mengapa.[1]
Intinya, mencela hujan tidak terlepas dari hal yang terlarang karena itu sama saja orang yang mencela hujan mencela Pencipta hujan yaitu Allah Ta’ala. Ini juga menunjukkan ketidaksabaran pada diri orang yang mencela. Sudah seharusnya lisan ini selalu dijaga. Jangan sampai kita mengeluarkan kata-kata yang dapat membuat Allah murka. Semestinya yang dilakukan ketika turun hujan adalah banyak bersyukur kepada-Nya.
Bahasan di atas diambil dari buku penulis "Panduan Amal Shalih di Musim Hujan" yang telah diterbitkan oleh Pustaka Muslim seharga Rp.12.000,- (108 halaman), silakan pesan via sms 0852 00 17 1222 atau add PIN BB: 2A04EA0F.
Semoga jadi renungan bersama ...
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
Selasa, 26 November 2013
Surat Cinta yg terpendam
Teruntuk yg ku rindukan, Seorang kekasih yg masih disembunyikan oleh Allah, Entah Siapa belum kutemukan..
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh..
Kepadamu kukirimkan salam terindah.. Salam sejahtra para penghuni syurga, Salam yg harumnya melebihi kesturi, Salam yg sejuknya melebihi embun pagi, Salam hangat sehangat sinar mentari waktu dhuha, Salam suci sesuci air telaga kautsar yg jika diminum akan menghilangkan dahaga selama2nya., Salam persaudaraan dan persahabatan yg tak akan berubah dlm segala musim dan peristiwa..
Baek Ji Young - 오늘도 사랑해 (Again, Today I Love You)
"Baek Ji Young – 오늘도 사랑해 (I Love You Too) Lyrics"
Ost 공주의 남자 (Ost The Princess' Man)
Romanization :
bara bol su bakke eobseoseo..manjil suga eobseoseo..seulpeo..
baro ape seo inneun geudae..geurigo geu dwie na..
hangsang geuneuri jin goseseo..geuneuri jin eolgullo..ureo..
dorabwa dallago mot haneun naya..tto nunmuri naneun naya..
naeiri wado sarang hae..eojeboda deo sarang hae..
gaseum ane inneun mal..kkeonaeji mot han chae..
oneuldo geudaereul sarang hae..
geudae dwie itgineun sirheo..maeil yeope itgoman..sipeo..
geu nari ogireul won haneun naya ..geu ttaemune saneun naya..
bogo isseodo geuri wo..gachi isseodo oero wo..
honjaman haneun i sarang..kkeuchi boiji anha..
seoreoul mankeum..himi deuljiman..
naeiri wado sarang hae..eojeboda deo sarang hae..
gaseum ane inneun mal..kkeonaeji mot han chae..
oneuldo geudaereul sarang hae..geudaeman sarang hae..
nae mam..hanado moreuneun..
babo gateun geu saram..nae nun ape geu saram..
geurae..geudaenikka..
bogo isseodo geuri wo..gachi isseodo oero wo..
honjaman haneun i sarang..kkeuchi boiji anha..
seoreoul mankeum..himi deuljiman..
naeiri wado sarang hae..eojeboda deo sarang hae..
gaseum ane inneun mal..kkeonaeji mot han chae..
oneuldo geudaereul sarang hae..geudaeman sarang hae..
English Translation
I'm sad because I can only look, because I cannot touch
You stand right before me and I'm always behind you
I'm always standing in the shadow, crying with my shadowed face
I can't even ask you to turn around
Again I am crying
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
I don't want to be behind you
I always want to be next to you
I want that day to come
That is why I live
Even when I see you I miss you
Even when we're together I'm lonely
I don't see an end to this one-sided love
Although it's hard and although it's upsetting
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
That person, the fool, who doesn't even know my heart
That person, right in front of me
Yes, that person is you
Even when I see you I miss you
Even when we're together I'm lonely
I don't see an end to this one-sided love
Although it's hard and although it's upsetting
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
I only love you
Hangul :
바라 볼 수 밖에 없어서..만질 수가 없어서..슬퍼..
바로 앞에 서 있는 그대..그리고 그 뒤에 나..
항상 그늘이 진 곳에서..그늘이 진 얼굴로..울어..
돌아봐 달라고 못 하는 나야..또 눈물이 나는 나야..
내일이 와도 사랑 해..어제보다 더 사랑 해..
가슴 안에 있는 말..꺼내지 못 한 채..
오늘도 그대를 사랑 해..
그대 뒤에 있기는 싫어..매일 옆에 있고만..싶어..
그 날이 오기를 원 하는 나야 ..그 때문에 사는 나야..
보고 있어도 그리 워..같이 있어도 외로 워..
혼자만 하는 이 사랑..끝이 보이지 않아..
서러울 만큼..힘이 들지만..
내일이 와도 사랑 해..어제보다 더 사랑 해..
가슴 안에 있는 말..꺼내지 못 한 채..
오늘도 그대를 사랑 해..그대만 사랑 해..
내 맘..하나도 모르는..
바보 같은 그 사람..내 눈 앞에 그 사람..
그래..그대니까..
보고 있어도 그리 워..같이 있어도 외로 워..
혼자만 하는 이 사랑..끝이 보이지 않아..
서러울 만큼..힘이 들지만..
내일이 와도 사랑 해..어제보다 더 사랑 해..
가슴 안에 있는 말..꺼내지 못 한 채..
오늘도 그대를 사랑 해..그대만 사랑 해..
Indahnya Cinta Karena Allah
“Ni cowok-cowok yang jenggotan kok kayaknya kaku banget ama cewek ya, ngomongnya kaku dan seadanya ama kita cewek-cewek, trus susah banget diajak ketemu buat jalan-jalan, ntar dia bisa membisikkan kata romantis gak sama istrinya?”
Wanita yang Ideal Untuk Dinikahi Didalam Islam
Nabi Saw. bersabda: “Dunia laksana perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalehah.” Dalam riwayat yang lain: “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang dapat membantu suaminya dalam urusan akhirat.”
Nabi Saw. bersabda: “Setelah takwa kepada Allah, seorang mukmin tidak bisa mengambil manfaat yang lebih baik dibanding istri yang shalehah dan cantik yang:
- Jika suaminya memerintahkan sesuatu kepadanya dia selalu taat.
- Jika suaminya memandangnya dia menyenangkan.
- Jika suaminya menyumpahinya dia selalu memperbaiki dirinya.
- Dan jika suaminya meninggalkannya (bepergian) dia pun selalu menjaga diri dan harta suaminya.”
Secarik Kertas : Pernikahan, tidak hanya tentang pelangi dan kupu-kupu
Pernikahan, tidak hanya tentang pelangi dan kupu-kupu
Sebagian besar dari kita para gadis bermimpi tentang suatu hari yang sangat istimewa, dimana kita semua membayangkan diri sebagai pengantin, mengenakan gaun putih lembut, dikelilingi oleh bunga, dan pipi kita merona karena ratusan mata yang mengikuti langkah kita.
Ya! Ini adalah hari pernikahan. Ketika kita masih muda, kita barangkali sering menonton film Disney. Dan saya yakin sebagian besar dari kita terisak bahagia ketika melihat bagaimana perjuangan sang pangeran dan sang putri dalam mengatasi semua kesulitan dan kejahatan, untuk kemudian bisa bersama satu sama lain dalam menjalani pernikahan seumur hidup.
Tapi, apa yang terjadi selanjutnya? Apakah kita melihat bagaimana Cinderella yang mampu mengelola argumen dia dengan sang pangeran tentang cara mengatur sofa di depan TV ? Atau bagaimana Belle akan mampu menyeimbangkan antara pekerjaan dan rumah jika dia memutuskan untuk mengejar karir? Bagaimana dengan keterampilan memasak si Putri Salju? Sayangnya, film putri tidak mempersiapkan kepada kita tentang apa yang terjadi setelah acara gaun putih. Berikut ini ada beberapa hal yang dimana saya telah belajar beberapa keistimewaan dan kesulitan selama pernikahan yang saya ingin berbagi dengan Anda.
Seni Memasak
Ya , saya bisa merebus telur , dan membuat secangkir teh, dan semua hal-hal penting lainnya bisa saya dapatkan dengan mudah jika kita sudah melalui peran kita sebagai koki di rumah baru kita, begitu barangkali pikir Anda. Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Jangan menunggu sampai Anda kebingungan, berdiri di depan kompor di rumah baru Anda, dan bertanya-tanya bagaimana cara memasak daging ini? Atau, bagaimana cara menggoreng agar tidak lengket, atau bagaimana cara memasak nasi yang pas – tidak lembek tidak keras?
Saya benar-benar ingin memberikan saran kepada Anda untuk memulai pelajaran memasak Anda dari sekarang, sebelum Anda menikah. Berdirilah disamping ibumu, kakakmu, tantemu, atau siapapun, saat mereka memasak. Buatlah catatan penting tentang resep-resep makanan yang mereka masak. Pergilah ke toko alat tulis dan belilah buku catatan kecil dan tulislah beberapa resep memasak , dan jadikan buku catatan tersebut sebagai teman terbaik Anda. Atau setiap kali Anda diundang untuk makan malam di rumah seseorang, dan jika Anda benar-benar menyukai salah satu hidangan, jangan malu untuk meminta resepnya. Ya, jangan malu! Karena Ini akan benar-benar berguna bagi Anda ketika Anda sudah menikah, lebih dari yang Anda tahu!
“Tapi bagaimana jika suatu saat setelah menikah saya merasa dia tidak suka masakan saya?”
Kalau begitu, tanyakan kepadanya. Sebagian suami tidak menunggu Anda untuk bertanya dan akhirnya berseru pendapat karena perbedaan selera makanan, yang mana hal ini bisa menjadi sesuatu yang negatif. Dan apabila suami Anda memberi masukan terhadap masakan Anda,jangan terlalu sensitif. Gunakan kritikannya sebagai kritik konstruktif, bukannya dengan menangis tersedu-sedu di tengah malam. Jangan keras pada diri sendiri, Anda masih belajar, dan itu akan memakan waktu cukup lama sampai Anda memahami semua preferensi. Jadi tanyakan padanya apa yang dia inginkan untuk makan malam hari ini, dan apa yang paling dia suka? Anda akan terkejut , tapi ia bisa memiliki beberapa rekomendasi yang baik.
“Ahh , saya baru saja melukai jari saya!”
Itu tidak apa-apa. Hal ini sering terjadi. Saat Anda belajar memasak barangkali akan terkena luka bakar, atu bahkan memar. Pada hari pertama saya memasak, saya berakhir dengan dua luka di masing-masing ibu jari saya. Tapi, sejak saat itu saya melakukannya lebih hati-hati. Jadi jangan menyerah pada diri sendiri atu bahkan merusak kemampuan Anda. Jangan menyerah hanya dengan beberapa luka ringan di awal pelajaran memasak.
Rumah vs Karir
Saya di sini bukan untuk membahas pilihan Anda memutuskan untuk bekerja atau tidak , karena itu adalah keputusan yang Anda buat sendiri setelah berkonsultasi dengan suami Anda. Namun, sebagian dari kita mungkin sudah memiliki karier, atau memutuskan untuk mulai bekerja setelah menikah. Ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk menambah nilai bagi masyarakat dan mengejar impian Anda , namun jangan lupa bahwa Allah Subhanahu Wata’alatelah menetapkan kewajiban bagi Anda sebagai istri untuk merawat suami dan rumah. Sama seperti Allah Subhanahu Wata’ala telah menetapkan kewajiban untuk suami Anda yang berkaitan dengan menyediakan makanan, tempat tinggal, dan pakaian untuk Anda. Jadi, penting untuk selalu diingat bahwa tak satu pun dari Anda harus tertinggal dalam peran-peran yang Allah Subhanahu Wata’ala telah ditetapkan untuk masing-masing.
Di awal pernikahan, itu bisa sangat sulit jika Anda memutuskan untuk bekerja penuh waktu selama sembilan jam, dan pada saat yang sama Anda harus melakukan beberapa pekerjaan rumah seperti mencuci baju, memasak dan membersihkan rumah, dan jika Anda tidak memiliki pembantu, Anda akan menyadari bahwa hal itu cukup melelahkan.
Namun, apabila sampai hal itu terjadi , saran saya adalah : jika Anda memutuskan untuk bekerja dalam beberapa bulan pertama, atau setahun menikah, cobalah untuk menemukan pekerjaan dengan jam kerja yang cocok untuk memiliki kehidupan yang seimbang antara tugas-tugas Anda sebagai istri dan kehidupan karir Anda.
Anda memiliki teman sekamar baru
Rasanya aneh bahwa setelah seumur hidup Anda bersama dengan keluarga Anda, Anda sekarang akan hidup dengan orang baru. Ini menarik, dan sedikit menakutkan. Tetapi yang paling penting adalah hal itu akan terasa berbeda. Pasangan Anda juga telah menjalani gaya hidup tertentu dalam kehidupan sebelum pernikahannya, dan Anda akan menyaksikan banyak hal dari pasangan Anda yang tidak sesuai dan Anda akan melihatnya setiap saat. Beberapa hal yang mungkin tampak aneh, membuat frustrasi, atau menjengkelkan, tetapi Anda harus mengerti bahwa dia juga merasakan hal yang sama.
Anda mungkin memiliki kebiasaan tidur yang berbeda dengan pasangan Anda, atau memiliki selera yang berbeda dalam pengaturan ruang kamar. Tapi itu bukan berarti Anda harus panik, apalagi sampai memutuskan untuk memiliki kamar tidur masing-masing di rumah. Oh tidak! Tarik nafas, bicarakan berdua dan lakukan kompromi.
“Dari Jabir, Nabi ‘alaihis shalatu was salam bersabda, “Sesungguhnya iblis singgasananya berada di atas laut. Dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan godaan ini.’ Iblis berkomentar, ‘Kamu belum melakukan apa-apa.’ Datang yang lain melaporkan, ‘Saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah bepisah (talak) dengan istrinya.’ Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk di dekatnya dan berkata, ‘Sebaik-baik setan adalah kamu.’” (HR. Muslim 2813).
Oleh karena itu, jangan biarkan setan mengganggu hubungan Anda dengan suami Anda hanya karena hal-hal sepele. Hal ini adalah situasi dimana setan mencoba untuk mengganggu dan menyebabkan perkelahian, padahal masih bisa diselesaikan dengan diskusi yang logis dan tenang.
Anda tidak akan dapat mengubah semua perilaku lama suami Anda, atau memaksakan untuk selalu menemukan landasan yang sama, karena dia juga berada dalam situasi yang berbeda dengan sebelumnya. Jadi, Anda berdua harus belajar untuk sama-sama mengerti dan memahami kebiasaan masing, selama kebiasaan salah satu dari kalian tidak menyebabkan kerugian bagi yang lain.
Saya pikir salah satu kunci yang paling penting untuk sebuah pernikahan yang sehat dan bahagia adalah mencoba untuk memahami perasaan masing-masing. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkan kita untuk mengasihi orang lain sebagaimana yang kita juga ingin dicintai dari orang lain. Cobalah untuk tidak mengomel, dan cobalah untuk memahami bahwa ketika ia lelah, atau frustrasi, itu bukan waktu yang tepat untuk mengatakan kepadanya bahwa Anda baru saja memecahkan microwave, dan perlu yang baru.
Pahami bahwa suami Anda tidak selamanya selalu berada dalam suasana hati yang baik. Pernikahan tidak selamanya seperti dalam buku-buku dan novel, ataupun di film-film putri. Jadi saya minta maaf kalau perkataan saya ini meledakkan gelembung impian Anda tentang pernikahan. Karena pada kenyataannya pernikahan tidak selalu akan menjadi pelangi dan kupu-kupu. Anda harus belajar untuk mencintai pasangan Anda tanpa syarat semata-mata karena Allah, dan saling membantu melewati kehidupan dunia ini untuk mencapai Jannah-Nya di akhirat kelak. Amin…
* Ditulis oleh Sarah N. Saad, dari Onislam.net. Sarah N. Saad merupakan Senior di Communication and Media Arts di American University in Cairo (AUC). Saat ini ia menjabat sebagai wakil presiden di Help Club, sebuah klub terkemuka dalam bidang pelayanan masyarakat di AUC. Dia tertarik pada riset media dan periklanan. Dia lahir dan dibesarkan di Swedia tetapi sekarang tinggal di Mesir.
ini nih, lagi keranjingan baca sinopsis film korea, salah satunya Love Rain,
so, ndah list deh beberapa best Quote menurut ndah bagus, niatnya ntar biar bisa dibaca baca lagi ^_^
<3 “Tiba-tiba-jantungku berdetak seperti gila,”
<3 “Hal lucu yang aku pikirkan, adalah bahwa aku dilahirkan di dunia untuk mencintainya,”
<3 “Hari di mana aku merindukannya berkali-kali, aku sudah jatuh cinta,”
<3 “Kalau begitu, lebih mendekatlah ke arahku,”
<3 “Ya. Aku menyukainya. Hujan membuatku merasa sedih atau bahagia,”
<3 "Cinta memiliki dua wajah, kebahagiaan dan kesedihan’. Aku rasa hujan sama seperti cinta,”
<3 "Cinta tidak mengenal maaf’? Mungkin karena cinta datang dari hatimu. Kau tahu isi hati satu sama lain meskipun aku tidak mengatakannya.”
<3 “Jangan lakukan apapun. Cukup tunjukkan isi hatimu,”
<3 "Cinta berarti tidak perlu mengucapkan maaf. Cinta datang dari hati, karena cinta datang dari hati, kamu tak perlu mengucapkannya.’
<3 “Aku ingin memintanya untuk tidak pergi. Saat itu, aku tahu kalau aku tidak bisa menghentikan diriku apapun yang terjadi”
<3 “Kalau kau tidak bisa mengatakannya karena alasan seperti itu, itu hanya alasan saja. Alasan untuk tidak ingin terluka. Kalau kau menyukai seseorang, katakan saja. Itu namanya rendahan. Aku akan mengatakannya apapun resikonya, kalau itu aku.”
<3 Awal dari seseorang, adalah akhir dari orang lain. Hanya butuh 3 detik untuk mencintai seseorang pertama kali. Tapi untuk berhenti mencintainya, tidak mungkin hanya 3 detik. Di hari itu, seseorang menjadi pengecut. Seseorang menjadi jujur. Yang lain, hatinya berbunga-bunga. Dan itu adalah pemuda-pemuda yang akan tersakiti dari kita semua.
<3 Di hujan sore hari, aku melihatmu
Sudah sejak lama aku ingin melihatmuKamu tidak membawa payung, jadi aku memintamu
‘Datanglah ke dalam payungku.’
Hujan cinta akhirnya turun --- lirik lagu aka Love Rain
<3 “Mungkin alasan dari memori masa muda adalah selalu warna air, adalah karena pada akhirnya warna bisa lebih kuat,”
<3 "bukan karena kau tiba-tiba ada di depan mataku. Kau selalu ada di mataku hari itu. Sejak hari pertama aku bertemu denganmu, kaulah yang selalu ada di depan mataku. Kau adalah pemandangan yang paling indah, dan selalu membuat hatiku berdebar-debar.”
<3 “Aku tidak bisa memberitahunya seberapa besar aku menyukainya, atau betapa aku terluka karena harus meninggalkannya. Warna air saat senja adalah penanda akhir,”
<3 “Pemandangan dengan cinta sangat indah. Tapi.. hanya karena cinta itu indah, bukan berarti cinta selalu bahagia. Cinta... Cinta memiliki dua sisi, kebahagiaan dan kesedihan..”
<3 “Aku ingin mengenalmu lebih dalam. Bagaimana hidupmu. Bagaimana kau bisa sampai di sini. Bagaimana perasaanmu saat ini. Sama seperti ayahmu yang memutar jarum jam tiap hari, aku ingin bersamamu setiap hari. Aku ingin bersamamu dalam waktu lama. Aku mencintaimu. Aku merasa bahagia. Dan tanpa mengetahui apapun, aku percaya bahwa kebahagiaan akan bertahan selamanya,”
<3 Itu adalah terakhir kalinya. Dia hanya meninggalkanku sebuah surat dan menghilang dari hidupku. Tapi, dia tidak menyebutkan bahwa dia meminta maaf di suratnya. Jadi, aku akan selalu percaya kalau cinta ini belum berakhir.
<3 “Bolehkah aku meminta sesuatu? Aku tidak suka kata ‘maaf’. Aku selalu menempatkan perasaan orang yang kucintai lebih dulu. Aku ingin kau mencintai seseorang untuk dirimu sendiri. Itu yang aku minta darimu.”
<3 ‘Aku percaya bahwa bila kita bertemu suatu kali, kita ditakdirkan untuk bertemu lagi’
<3 “Aku hanya ingin tetap berada di sampingmu dan melakukan semua hal yang bisa ku lakukan untukmu.”
Langganan:
Postingan (Atom)
mY sisteR b'Day ^_^















