Jawab:
Penulis kyai
Sayid 'Abdurrahman bin Muhammad Al-Masyhur berkata:
Seorang ulama pernah mengatakan bahwa barang siapa ingin anaknya terlindung dari setan dan bala tentaranya serta memperoleh 'inayah Allah di dunia dan akhirat, maka sebelum berhubungan hendaknya dia membaca dzikir yang diajarkan oleh Al-Musthafa saw, yaitu:
"Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari anak yang akan Engkau berikan kepada kami." (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Darimi)
Kemudian ia sibukkan hatinya dengan berdzikir kepada Allah Ta'ala dari awal sampai akhir hubungan. Setelah hubungan berakhir hendaknya dia memuji Allah yang telah memberinya hubungan halal. Sikap seperti ini banyak dilalaikan oleh masyarakat. Kemudian selama berhubungan hendaknya dalam hatinya dia menghadirkan para wali, Nabi dan orang-orang yang ia cintai. Hal ini sangat bermanfaat, sebab sir Nabi atau wali yang ia hadirkan dalam hatinya saat itu akan menjalar ke calon anak. Orang yang berdzikir kepada Allah ketika sedang berhubungan akan memperoleh semua cita-citanya. Sebab, hubungan seks membuat seseorang lupa kepada Allah Ta'ala dan segala sesuatu. Lupa kepada Allah adalah racun yang sangat ganas dan penyakit yang menjangkiti masyarakat. Jika seseorang berdzikir kepada Allah ketika berhubungan, maka dia akan memperoleh banyak pertolongan Allah yang tidak pernah terlintas dalam hatinya. Orang-orang yang sempurna mengetahui hal inib@&(1)
(1) Sayid 'Abdurrahman bin Muhammad Al-Masyhur, Bughyatul Mustarsyidin, Darul Fikr, Beirut, Libanon, 1994/1414, hal. 352-353.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar