Karena cinta bertanya
kala mata terjaga pada senja.
. . . . .
Karena jingga merapal mantra cinta –
cinta merapal mantra-mantra doa.
dan kala malam yang gelisah ketika sadar fajar lusa tak lagi berwarna jingga.
Mengapa?
. . . . .
Karena adam tak berdaya kala rusuknya terbang diantara hawa - hawa dalam fana.
Lantas kau tanyakan lagi kenapa?
Lagi - lagi karena malam yang gelisah kala rapalan mantra doa - doa tak kunjung - kunjung nyata.
Kala rapalan mantra doa - doa tak lagi bersahut-sahutan dan perlahan hilang.
Senyap
. . .
. . . . .
. .
. . . . . . . . . .
.
Cinta. . . . . . . !
Tak ada yang menyapa.
Lantas?
. . . . .
Bengkulu, Februari 2013
Anang Maulana
he is my friend on facebook, I do not have the courage to ask for permission displaying his poetry,
but I like the contents of this poem
I call it "LOVE MANTRA",
sorry ya mas Anang Maulana



Tidak ada komentar:
Posting Komentar